ORANGTUA sebaiknya memang tidak memaksakan sesuatu kepada anak, termasuk soal ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Anak yang mendapat paksaan dari orangtuanya, dipaksa untuk berpuasa Ramadhan, diungkap dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bisa berdampak negatif pada kesehatan mentalnya.
Dokter Piprim mengingatkan, dampaknya pada anak bukan hanya bisa membenci puasa, tapi anak bahkan berpeluang juga bisa jadi membenci orang tuanya.
“Jangan sampai dipaksa, sehingga sampai dia jadi benci ajaran puasa, benci orang tuanya apalagi dipaksa puasa saat masih kecil," ujar dr. Piprim dalam Media Briefing 'Puasa pada Anak' belum lama ini.
Meski secara medis, sebetulnya anak sejak bayi pun secara alamiah sudah kuat alias sanggup berpuasa karena memiliki lemak coklat (brown fat). Namun, dalam proses tumbuh kembang, agar anak bisa siap lahir bathin dalam berpuasa, membutuhkan bimbingan yang tepat dari orang tua.