Dorong Imunitas Kala Berpuasa di Tengah Pandemi, Intip Tips Dokter Gizi

Kevi Laras, Jurnalis
Kamis 06 April 2023 09:00 WIB
dorong imunitas tubuh, (Foto: Pxhere)
Share :

IBADAH puasa bulan Ramadhan tahun ini, masih dijalani umat Muslim, termasuk di Indonesia dalam situasi pandemi Covid-19.

Bahkan saat ini, tengah merebak kemunculan varian baru, varian Arcturus yang mendominasi hingga 60 persen kasus Covid-19 di India. Varian dengan kode XBB.1.16 ini dilaporkan juga sudah ada di negara tetangga, seperti Singapura dan Brunei.

Menjalankan ibadah puasa saat pandemi Covid-19 memang menjadi tantangan tersendiri, karena ini artinya kita harus ekstra menjaga kesehatan dan imunitas, agar tetap sehat dan bugar.

Lantas bagaimana cara mendorong  imunitas kala berpuasa Ramadhan di tengah pandemi? Dipaparkan dr. Yohan Samudra, dokter spesialis gizi, sangat penting untuk memenuhi gizi seimbang, yang pertama yakni mencukupi gizi makro.

"Kita harus cukupi dulu kebutuhan zat gizi makro misalnya, protein karbohidrat, lemak dan lain-lain yang tentunya,” ungkap dr. Yohan saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Terkait pola makan dengan gizi seimbang dalam meningkatkan imunitas, bisa menggunakan panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan. Porsi makan dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, jugaa ditambah 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.

Karbohidratnya pun tak hanya nasi, bisa juga divariasikan dengan kentang, singkong, jagung, sagu, ubi, dan lain-lain.

Sementara untuk lauk-pauk, bisa konsumsi protein hewani daging sapi, ayam, unggas, ikan, telur, serta protein nabati tahu, tempe, dan produk olahannya. Sementara sayur dan buah bisa contohnya dengan sawi, bayam, pepaya, jeruk, dan sebagainya.

Setelah itu dipastikan sudah mumpuni, dukung dengan faktor-faktior penunjang lainnya. Contohnya, tak merokok, minum minuman alkohol, mengelola jam tidur, hingga mengelola stres.

“Lainnya, ada faktor-faktor yang menunjang, misal tidak begadang, turunkan tingkat stres dan menjauhi atau membatasi rokok dan minuman alkohol," sarannya lagi.

Dokter Yohan mengingatkan, setiap orang juga harus memerhatikan pemenuhan kandungan mineral dan vitamin dalam tubuh. Kenapa? Karena ini berperan penting untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pemenuhan mineral dan vitamin, bukan hanya dari cairan berupa air mineral atau air isotonik, tapi juga bisa didapatkan dari asupan buah dan sayuran.

"Kalau yang meningkatkan imunitas, balik lagi ke vitamin mineral ya sesungguhnya. Mungkin salah satu yang kandungannya mineral atau ion itu adalah isotonik. Dari bahan makanan alami, bisa buah-buahan dan sayur-sayuran, dan tambahkan suplementasi misalnya vitamin," jelas dr. Yohan

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya