Setelah itu, berlanjut ke proses ekstrasi dalam etanol sehingga menjadi cairan. Berikutnya, masuk ke pembuatan fase larut air dengan menggunakan sodium flouride, sodium sakarin, dan sodium benzoat.
Baru kemudian, dicampurkan bersama ekstra bunga sepatu untuk proses emulsi dengan PEG 40 hydoregenated castro oil dan larutan mentol serta xylitol bersama aquades. Terakhir, semua larutan diaduk rata dan ditambahkan sorbitol beserta minya kelapa.
Mouthwash dari bunga sepatu tersebut, disebutkan sudah diuji coba di laboratorium dan terbukti bisa membunuh bakteri perusak gigi di dalam mulut.
(Rizky Pradita Ananda)