SAKIT kepala merupakan gangguan atau masalah kesehatan yang sangat familiar dialami banyak orang.
Terlihat sepele, sakit kepala sendiri tidak semua sama jenisnya. Salah satunya sakit kepala di bagian belakang, atau biasa disebut TTH (tension-type headache).
Umumnya, sakit kepala belakang ini hadir dengan rasa nyeri skala ringan hingga sedang. Biasa disebut sakitnya seperti ada ikatan di sekitar kepala. Sakit kepala tipe tegang adalah jenis sakit kepala yang paling umum.
Gejalanya meliputi, sakit kepala yang tumpul (bukan menusuk tajam), tapi terasa kencang dan tegang, ada sensasi sesak atau tekanan di dahi atau di samping dan di bagian belakang kepala, sampai nyeri di kulit kepala, leher dan otot bahu.
Lalu apa obat untuk mencegah dan mengatasi sakit kepala tegang di belakang ini? Berikut paparan lima obat sakit kepala belakang (dengan dan tanpa resep dokter) , berikut ulasan singkatnya, sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, Jumat (3/3/2023).
1. Obat pereda nyeri: Obat pereda nyeri sederhana yang tersedia bebas bisa dibeli di toko obat atau apotek tanpa resep dokter, bisa dengan obat aspirin, ibuprofen dan naproxen sodium.
2. Obat kombinasi: Obat Aspirin atau acetaminophen atau keduanya sering digabungkan dengan kafein atau obat penenang dalam satu pengobatan. Obat kombinasi seperti ini, dikatakan mungkin lebih efektif daripada pereda nyeri dengan formulasi tunggal.
3. Triptan: Obat ini umumnya untuk orang yang mengalami migrain dan sakit kepala tipe tegang episodik, triptan bekerja untuk efektif meredakan nyeri akibat sakit kepala ini.