BENARKAH tidak boleh berenang di pantai saat haid? berikut alasannya akan diulas oleh okezone. Haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah dari organ vagina. Adapun haid ini merupakan siklus alami pada organ reproduksi perempuan untuk mempersiapkan setiap bulannya yang terjadi setiap bulan.
Melansir dari Well and Good, spesialis kedokteran seksual bernama Dr. Serena McKenzie, ND, IF, NCMP mengungkapkan bahwa tidak ada alasan medis seorang wanita harus menghindari air atau berenang saat menstruasi.
Wanita tidak menghasilkan cukup darah saat menstruasi untuk menarik perhatian hiu. Wanita hanya kehilangan sekitar 60 milimeter atau sekitar satu setengah gelas saja sepanjang siklus menstruasinya. Selain itu, saat seorang wanita berenang dalam keadaan sedang menstruasi, gaya dorong ke atas dan perubahan gravitasi akan menahan darah akan keluar untuk sementara.
Melansir dari Getrael, setiap darah yang mungkin keluar saat berada di air dengan cepat akan menghilang dan mencampur dengan air di lautan. Dengan kata lain, darah tidak akan menempel di tubuh untuk menarik perhatian hiu.
Satu-satunya alasan kenapa saat menstruasi tidak disarankan berenang, terlebih untuk berenang di pantai adalah jika wanita itu memiliki resiko mengalami kram yang parah.
Seperti yang telah banyak diketahui, saat wanita mengalami menstruasi, wanita dapat mengalami kram di bagian perut atau yang biasa disebut dismenore. Bahkan tidak sedikit wanita hanya bisa berbaring di atas tempat tidur saat mengalami kram pada masa menstruasinya.
Oleh karena itu, wanita yang sedang menstruasi sangat tidak disarankan untuk berenang di pantai terlebih jika tanpa pengawasan dan bantuan orang lain.
Itulah alasan kenapa tidak disarankan berenang di pantai saat haid.
(RIN)
(Rani Hardjanti)