Apakah Olahraga Saat Demam Itu Aman?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Kamis 23 Februari 2023 21:09 WIB
Olahraga ringan saat demam (Foto: Singapore women weekly)
Share :

BANYAK orang menilai olahraga merupakan kewajiban sehari-hari. Bahkan saat sedang tidak enak badan, sedang sakit demam pun tetap ada keinginan untuk berolahraga seperti biasa.

Namun apakah tetap olahraga saat tubuh sedang demam ini, aman untuk dilakukan?

 

Para peneliti menjelaskan, flu ringan dengan disertai demam, memang tak melulu artinya kita tak boleh berolahraga sama sekali.

Namun untuk menjadi catatan, tetap harus ada beberapa hal yang wajib diperhatikan jika ingin tetap berolahraga saat sedang demam. Mewarta Channel News Asia, berikut paparannya di bawah ini.

1. Cek bagian leher: Sebelum pakai baju olahraga, cek dulu gejala yang dialami. Cara pertama yakni dengan pemeriksaan leher. Profesor pelatihan atletik di Universitas di Indiana, Thomas Weidner menyebutkan jika gejalanya berada di atas leher, kemungkinan untuk melakukan olahraga tetap aman. Jika satu-satunya gejala yang dialami adalah hidung tersumbat dan sakit kepala ringan, pada dasarnya berolahraga ringan seharusnya tidak membuat flu semakin parah.

Namun, jika bergejala di bawah leher, seperti batuk, dada tidak nyaman, mual, diare, atau gejala di seluruh tubuh seperti demam, nyeri otot, atau kelelahan, disebut Jeffrey Woods, profesor kinesiologi di University of Illinois maka olahraga sebaiknya ditunda.

 BACA JUGA:13 Obat Sakit Pinggang Belakang, Intip di Sini Penjelasannya!

2. Memantau gejala: Gejala saat kita sakit bisa berkembang, dimulai hanya sebagai pilek bisa saja berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius, seperti bronkitis atau flu. Maka dari itu, penting untuk memonitor gejala yang dialami dari waktu ke waktu, dan skip olahraga saat Anda mulai merasa kondisi kesehatan lebih buruk dari sebelumnya. “Jika merasa tidak enak badan, olahraga berat dapat memperburuk gejala dan meningkatkan risiko komplikasi. Ini berpotensi benar-benar memperburuk kondisi,” ujar David Nieman, profesor biologi di Appalachian State University.

Jika kondisi tubuh memang memburuk, sebaiknya istirahat sampai gejalanya hilang, baru kemudian, secara bertahap kembali ke rutinitas. Kambuhnya sakit bisa menjadi hal biasa jika seseorang terlalu cepat dan terlalu keras memaksakan ingin cepat-cepat kembali beraktivitas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya