Yang terjadi selanjutnya ponsel yang dimiliki Nisa rusak hingga kesulitan berkomunikasi. Pria India itu kemudian mengirimkan uang untuk membeli ponsel.
Tak berhenti di sana, rupanya Asib masih terus kirimkan Nisa uang setiap bulannya. Setiap komunikasi terputus, Asib selalu bertanya apa yang terjadi. Nisa mengaku kehabisan kuota. Asib kemudian kembali mengirimkan uang kembali.
"Masalah setiap bulan dikirimkan kakak uang, iya memang dia kirimkan kakak uang. Itu pun juga tak pernah kak minta. Misalnya habis kuotaku toh dak ku balas chat-nya, dia tanya kenapa tak balas chat-ku. Habis kuotaku. Dia kirim kakak lagi," cerita Nisa.
Nisa mengaku menerima kirimkan tersebut karena Asib kerap mengancam akan mengakhiri hidupnya jika tak membalas pesannya.
"Intinya itu uang untuk dirinya sendiri. Kalau misalnya tak ku balas chat-nya selalu kena ancam-ancam. Mau bu**h d*ri lah, iris-iris di tangannya, menangis, " ujarnya.
Terlepas dari benar atau tidaknya rekaman itu adalah Nisa, wanita yang dikejar Asib hingga ke Indonesia, kisah percintaan ini sudah viral di media sosial. Usia kejadian, Asib diamankan di kantor polisi, tepatnya di Polres Wajo dan dimintai keterangan.
Lalu pihak kepolisian mempertemuan kembali Asib dengan keluarga sang kekasih. Di pertemuan itu keluarga perempuan berjanji akan mengembalikan uang tunai sebesar Rp 10 juta kepada Asib. Karena pada sebelumnya, Asib telah memberikan uang sejumlah Rp 9 juta kepada Syarifah.
(Vivin Lizetha)