Tips Mengobati Penyakit Ginjal Pada Anak, Ayah Bunda Wajib Baca

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2023 16:32 WIB
Penyakit gagal ginjal (Foto: Alots a helping hands)
Share :

PENYAKIT ginjal memang tak memandang usia, sebab bisa juga dialami oleh anak-anak. Secara medis, penyakit ginjal atau gagal ginjal adalah ketika terjadinya kerusakan jangka pendek atau permanen pada ginjal yang mengakibatkan hilangnya fungsi normal pada organ ginjal.

Penyakit ginjal dibagi dalam dua kategori, akut dan kronis. Bedanya, akut dimulainya tiba-tiba dan dalam beberapa kasus ginjal bisa bekerja normal kembali. Sementara kronis, ialah memburuk secara perlahan setidaknya selama tiga bulan dan sampai akhirnya bisa menyebabkan gagal ginjal permanen.

 

Saat anak menderita sakit ginjal, umumnya akan melibatkan dokter spesialis anak dan ahli nefrologi. Secara pengobatan, perawatan pengobatan penyakit ginjal pada anak akan tergantung pada gejala, usia, dan kondisi kesehatan umum anak. Selain itu, juga akan dilihat tergantung pada seberapa parah kondisinya serta jenis penyakit ginjal yang diderita oleh sang anak.

Salah satu indikator, bagaimana cara mengobati penyakit ginjal pada anak itu sendiri, bisa dilihattergantung pada penyebabnya.

Melansir laman resmi Childrens National, perawatan dimulai dari rawat inap di rumah sakit, pemberikan cairan IV (intravena) dalam jumlah besar untuk menggantikan kehilangan cairan, pemberian obat (diuretic) untuk meningkatkan jumlah urin, pengawasan garam darah (elektrolit) seperti kalium, natrium dan kalsium, konsumsi obat untuk mengontrol tekanan darah dan perubahan pola makan.

 BACA JUGA:Tambah 2 Kasus Baru Suspek Gagal Ginjal Akut, Menkes Budi: Cirebon dan Ambon

Bagaimana perubahan pola makan anak, sebagai salah satu cara mengobati penyakit ginjal pada anak? Artinya anak kemungkinan perlu membatasi asupan seperti empat hal berikut:

1. Protein: Memang sangat penting untuk pertumbuhan dan nutrisi yang tepat. Tetapi ginjal yang sudah rusak, mungkin sudah tak mampu membuang produk limbah yang berasal dari makan terlalu banyak protein. Biasanya dokter akan memberitahu berapa banyak protein yang dibutuhkan anak.

2. Kalium: Ketika ginjal tidak bekerja dengan baik, terlalu banyak potasium dapat menumpuk di dalam darah. Nah kalium yang berasal dari makanan tertentu ini yang perlu dibatasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya