TAK ditampik masih banyak masyarakat awam menganggap kental manis atau juga dikenal sebagai SKM (susu kental manis), sebagai layaknya pengganti asupan susu formula pada umumnya.
Tak heran, banyak orangtua yang santai memberikan asupan kental manis ini kepada anak-anaknya. Diseduh dengan air panas lalu diminum sebagai susu cair untuk asupan utama susu (pengganti susu), atau dikonsumsi sebagai pendamping makanan.
Dengan minimnya literasi pada masyarakat, kebiasaan konsumsi kental manis pada anak di Indonesia memang masih tinggi. Terkait konsumsi kental manis pada anak ini, orangtua wajib waspada, karena tahukah Anda kalau kental manis ini ada kaitannya dengan stunting?
Diterangkan dr. Agnes Tri Harjaningrum, Sp. A Ahli Gizi, stunting hadir sebagai dampak jangka panjang untuk anak dari kental manis.
Saat minum kental manis dengan rasa manisnya yang enak, cenderung membuat anak jadi merasa kenyang dalam waktu lama. Alhasil tidak mengonsumsi makanan sehat lainnya.