3. Hancurkan kemasan: Gunting dulu tube salep/krim atau wadah obat baru dibuang secara terpisah dari tutupnya di tempat sampah. Sementara untuk obat sediaan insulin, buang jarum insulin usai sudah dirusak dan dalam keadaan tutup sudah. terpasang kembali. Dokter Ngabila mengatakan, ini tujuannya untuk meniadakan penyalahgunaan, bekas wadah obat botol plastik, pot plastik atau kaca (gelas), dan tube.
“Dibuang dengan cara menghilangkan semua label dari wadah dan tutup, merusak wadah dengan cara digunting, dicacah, atau dipecahkan lalu disimpan dalam wadah yang dilapisi kantong plastik," jelas dr. Ngabila
4. Obat inhaler atau aerosol: Keluarkan atau disemprotkan perlahan ke dalam air, agar mencegah tetesan obat memasuki udara. Cairan atau padatan inhaler yang dihasilkan dilarutkan ke air, baru kemudian dibuang pada saluran pembuangan air (wastafel atau toilet). Wadah inhaler atau obat aerosol yang sudah kosong jangan dilubangi, digepengkan atau dibakar ya! Sebab wadah seperti ini mudah meledak.
BACA JUGA:11 Obat untuk Luka Bakar, Alirkan Air hingga Obat Apotek
BACA JUGA:6 Jenis Obat Kutil yang Aman, Peeling hingga Injeksi
(Rizky Pradita Ananda)