Mengulik Makna Kue Lapis Legit yang Kerap Disajikan saat Imlek

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 13 Januari 2023 14:14 WIB
Makna kue lapis legit saat Imlek. (foto: Istimewa)
Share :

TAHUN Baru Imlek 2023 akan dirayakan pada Minggu, 22 Januari 2023. Di tahun ini, Imlek akan menjadi Tahun Kelinci Air yang dipercaya akan dipenuhi dengan keberuntungan.

Kalau bicara soal Imlek, maka tidak akan jauh-jauh dari yang namanya kue lapis legit. Tahukah Anda kenapa kue yang satu ini selalu dihidangkan di perayaan Imlek?

 

Menurut CEO Tandamata Indonesia Jeffrey Hutagalung, lapis legit atau yang biasa disebut juga dengan nama 'bolu mahal' ini selalu ada di perayaan Imlek karena melambangkan kehidupan yang terus meningkat.

"Lapisan yang bertumpuk-tumpuk membutuhkan keuletan dan kesabaran dari pembuatnya. Dari sana diharapkan siapa saja yang memakannya bisa ulet juga untuk mencapai kesuksesan," kata Jeffrey dalam keterangan resminya, Jumat (13/1/2023).

Keuletan itu sendiri, lanjut Jeffrey, adalah kunci mencapai kesuksesan. Jadi, dengan menghadirkan kue lapis legit di perayaan Imlek dan memakannya bersama keluarga atau kerabat tersayang, diharapkan di tahun baru ini bisa lebih baik dan sukses dari sebelumnya.

Selain kue lapis legit, item lain yang identik dengan Imlek adalah tradisi ngeteh. Ini pun punya maknanya tersendiri dan kenapa hadir di perayaan Imlek secara khusus.

"Saat perayaan Imlek, sanak saudara akan berkunjung ke rumah yang lebih tua dan disuguhkan teh. Teh dianggap menyehatkan dan membawa ketenangan dan ini simbol kebaikan," terangnya.

"Jadi, saat kumpul bersama keluarga merayakan Imlek dan di sana ada teh, diharapkan bisa membawa kebaikan di tahun yang baru sekaligus makin menghangatkan keluarga," tambah jeffrey.

Terlebih, Imlek 2023 ini adalah Tahun Kelinci Air yang melambangkan kesabaran dan keberuntungan. Artinya, kehidupan akan lebih baik dan kesempatan baik akan banyak terbuka menuju kesuksesan.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya