KARDUS-kardus bekas bungkusan paket pasti akan menjadi sampah begitu saja. Hal ini tentu berdampak pada lingkungan karena menimbulkan banyak sampah.
CEO PT. Alpha Gemilang Makmur Alden Lukman menjelaskan, tren belanja di e-commerce meningkat 30-40% setiap tahunnya di Indonesia. Setidaknya ada 6 juta paket per hari.
"Kondisi ini diperparah dengan pemakaian kardus konvensional yang membutuhkan banyak lapisan plastik pembungkus sekali pakai di bagian luarnya untuk menjaga keamanan paket, yang akan berdampak besar pada pemanasan global," ujarnya dalam keterangan resmi.
Alden pun memikirkan soal timbulan sampahnya. Ia terinspirasi membuat kardus eco-friendly yang disebut ALVAboard. Rupanya kardus ini dapat di daur ulang, food grade, dan tahan air, loh Okezoners.