Kultur Indonesia Masih Jadi Penghambat Perempuan Speak Up KDRT

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 03 November 2022 20:19 WIB
Podcast Aksi Nyata.
Share :

SAAT ini akses-akses untuk melaporkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sudah semakin mudah. Bahkan dari pemerintah pun telah memberikan jalan, agar masyarakat bisa mencari pertolongan apabila mengalami masalah.

Akan tetapi data-data yang tersimpan saat ini tidak mencerminkan kejadian sesungguhnya. Masih banyak yang enggan dan takut melaporkan, sehingga menjadi sebab angka perceraian itu terjadi.

Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Ani Kusumadewi, S.E., M.M. mengatakan, sebagian wanita takut dan enggan melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) karena beberapa masih beranggapan perempuan adalah di bawah laki-laki.

"Ini dari pandangan pribadi saya. Indonesia itu punya culture garis patriarki. jadi perempuan ini memiliki nilai ekonomis lebih rendah dari pria," katanya dalam podcast Aksi Nyata bersama Partai Perindo, bertajuk Perempuan Berdaya Untuk Kebangkitan Indonesia.

Akan tetapi, kata Ani, hal itu tidak serta merta membungkam suara, bahwa sebenarnya terdapat kekerasan serta mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan yang dialami oleh perempuan.

"Nah, hal-hal yang seperti inilah yang perempuan-perempuan Indonesia yang harus kita mengerti. Kita bisa mengajak seluruh masyarakat perempuan Indonesia untuk memenuhi hak-hak kita, terutama untuk kepentingan masyarakat Indonesia," terangnya.

Ani mengajak kepada seluruh perempuan di Indonesia untuk menunjukan keberaniannya, agar jadi sosok yang terampil dan terdidik. Sehingga apabila terjadi kekerasan dalam rumah tangga, bisa langsung cepat merespon dan melaporkan pada lembaga-lembaga perlindungan yang sudah tersedia.

Lebih lanjut, kata Ani, saat ini akses-akses untuk melaporkan kejadian KDRT yang dialami wanita di dalam rumah tangganya sudah semakin mudah. Bahkan dari pemerintah pun telah memberikan jalan, agar masyarakat bisa mencari pertolongan apabila mengalami masalah.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya