KENTUT atau buang angin adalah proses alamiah yang biasa dilakukan oleh manusia. Kentut merupakan suatu hal yang normal terjadi. Rata-rata seseorang melakukan kentut sebanyak 5 hingga 15 kali dalam sehari.
Terkadang, orang menganggap kentut sebagai suatu hal yang memalukan, tapi satu hal yang harus diketahui adalah penting bagi seseorang untuk mengeluarkan gas yang tidak diperlukan tubuh, hal ini akan menyebabkan sakit perut dan kembung.
Jenis kentut dapat diketahui dari seberapa baik dan buruk sistem pencernaan kita, hal ini dapat mengungkapkan banyak hal yang belum diketahui tentang kesehatan kita secara umum. Apa saja jenis kentut yang harus diperhatikan untuk mengetahui kesehatan tubuh kita? seperti dirangkum dari Times of India, berikut penjelasannya.
Kentut tidak berbau
Kentut yang tidak berbau menunjukkan bahwa sistem pencernaan tubuhmu sehat. Hal ini terjadi karena terlalu banyak udara yang menumpuk di tubuh dan siap untuk dikeluarkan. Faktanya, 99 persen kentut terdiri dari gas tidak berbau, sedangkan satu persennya mengandung belerang.
Kentut sangat bau
Jika kentut kamu mulai berbau seperti telur busuk, berarti ada sesuatu yang salah dengan sistem pencernaan. Entah karena intoleransi makanan, tinggi serat, makanan tinggi sulfur, obat-obatan tertentu dan antibiotik atau bisa lebih serius yaitu infeksi bakteri di saluran pencernaan. Sembelit juga dapat menyebabkan kentut yang sangat bau.
Sering kentut yang berlebihan
Perut kembung adalah proses biologi yang normal, idealnya kentut dikatakan normal bila kamu melakukannya sekitar 5 hingga 15 kali sehari. Namun, jika lebih dari itu bisa menunjukkan tanda lain.
Dalam kebanyakan kasus, orang yang sering kentut akibat dari minuman berkarbonasi seperti cola, soda, minuman keras, dan bir. Ini menyebabkan lebih banyak udara yang menetap di saluran pencernaan, membuat seseorang menjadi lebih sering kentut.
Biasanya, perut kembung yang berlebihan disebabkan karena menelan lebih banyak udara atau mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Gangguan pencernaan yang berulang atau sindrom iritasi usus besar (IBS) juga bisa menjadi penyebab lain dari kentut yang berlebihan.