KANKER payudara tak bisa dianggap sebelah mata, karena angka kematian akibat penyakit satu ini tak main-main.
Dari data Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2020, angka kematian kanker payudara di Indonesia bisa dibilang cukup tinggi, mencapai 22.430 orang dengan kasus baru kanker payudara mencapai 65.858 kasus.
Demi menekan laju angka kasus baru dan sekaligus kematian akibat kanker payudara, masyarakat terutama wanita didorong untuk membiasakan diri melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Jika dilakukan rutin, maka tanda-tanda dari penyakit satu ini bisa diketahui lebih cepat, sehingga penanganannya tak terlambat.
"Dengan melakukannya secara rutin, bisa tahu kalau ternyata ada yang beda dengan payudara kita. Sehingga bisa segera dilakukan pemeriksaan lanjutan,” kata Ibu Ida Budi G. Sadikin dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu (2/11/2022)
Mirisnya, Kemenkes mencatat lebih dari setengah angka total kasus kanker payudara, tepatnya sekitar 60 sampai 70 persen pasien kanker payudara di Indonesia sudah didiagnosis pada stadium lanjut yakni stadium 3 dan 4.