Jika wisatawan datang ketika musim durian, maka dapat menikmati sensasi bermalam di pondok kebun durian sambil menunggu buah durian jatuh dari pohonnya. Sedangkan untuk bisa menikmati Bunga Rafflesia mekar wisatawan bisa berkunjung pada Juni - Juli. Flora langka di Indonesia itu juga tumbuh di Desa Penembang yang biasanya mekar di pertengahan tahun.
Sementara itu, pengunjung objek wisata bukit Resam, dapat menikmati keindahan Kota Bengkulu pada malam hari dari puncak bukit serta bermain outbond di sekitar lokasi wisata.
Dengan bergeliatnya pariwsiata di daerah ini, perekonomian Desa Penembang juga mulai bergerak, mengalami peningkatan.
Masyarakat setempat berjualan berbagai macam makanan untuk pengunjung objek wisata. yang datang, Salah satu makanan yang dijajakan adalah olahan buah durian yang merupakan produk kebanggaan masyarakat desa.
Buah durian merupakan buah yang mudah ditemui di Desa Penembang, sebab rata-rata masyarakat setempat memiliki lahan yang ditumbuhi buah durian.
"Buah durian dari Desa Penembang berbeda dengan dari daerah lain. Rasanya legit, manis, berwarna kuning, daging buah tebal, namun memiliki biji yang kecil," kata Kepala Desa Penembang Suwandi.
Basanya masyarakat setempat menjual langsung buah durian ke pedagang dengan harga Rp5 hingga 15 ribu per buah sesuai dengan ukuran.
Namun, dengan banyaknya pengunjung yang datang bahkan, masyarakat memilih untuk menjual langsung ke pengunjung dengan harga yang bervariasi yaitu Rp15 ribu hingga Rp40 ribu per buah, sesuai ukuran.