“Menumbuhkan ketidakterikatan dari dunia alami mungkin menjadi faktor dalam kesehatan mental. Ini memberikan bukti bahwa paparan masa kanak-kanak ke ruang alam secara positif terkait dengan kebahagian mereka saat dewasa,” ucap Valeria Vitale, selaku peneliti.
“Ini mendukung kebutuhan untuk mendorong kunjungan masa kanak-kanak ke sana,” imbuhnya.
Merujuk pada studi tersebut, tim peneliti menyarankan agar orangtua bisa membiarkan anak – anaknya untuk menghabiskan waktu di ruang alam terbuka, aktif mengajak anak berlibur ke pantai, sungai atau danau untuk meningkatkan kesehatan mental anak-anak itu sendir seiring dengan masa pertumbuhan mereka.
Selain itu, orang dewasa juga bisa melakukan hal yang sama untuk mengurangi stress dan depresi yang dialami.
BACA JUGA:Studi Sebut Pria Lebih Cepat Menua daripada Wanita Loh!
BACA JUGA:Studi: Kesepian dan Tidak Bahagia Lebih Berbahaya daripada Merokok
(Rizky Pradita Ananda)