PETI mati Ratu Elizabeth bermahkotakan batu berlian paling berharga di dunia menarik untuk diulas. Meninggalnya Ratu berusia 96 tahun itu telah memicu air mata, kesedihan, dan penghormatan yang hangat, tidak hanya dari keluarga dekat ratu sendiri dan banyak orang di Inggris, tetapi juga dari seluruh dunia - yang mencerminkan kehadirannya di panggung dunia selama 70 tahun terakhir. .
Pada Minggu pukul 0900 GMT, peti mati kayu ek Elizabeth, yang telah berada di ballroom Kastil Balmoral yang ditutupi dengan bendera kerajaan Skotlandia dan dengan karangan bunga di atasnya. Peti mati itu akan ditempatkan di mobil jenazah oleh enam penjaga hutan.
Menariknya, peti mati Ratu Elizabeth bermahkotakan batu berlian paling berharga di dunia. Peti matinya sakan dihiasi dengan benda-benda kerajaan yang dikatakan bernilai jutaan pound berlian.
Di atas peti tersebut juga akan diletakkan mahkota yang disebut Imperial State Crown. Lisa Levinson, kepala komunikasi di Dewan Berlian Alami, mengatakan tubuh Ratu akan dikuburkan dengan harta yang jauh lebih berharga.
"Yang Mulia adalah wanita yang sangat rendah hati yang tidak mungkin mengenakan apa pun kecuali cincin kawin emas Welsh sederhana untuk beristirahat dan sepasang anting mutiara," katanya kepada Metro.co.uk.
Adapun, Imperial State Crown yang saat ini dibuat pada tahun 1937 dan dikenakan oleh pemimpin Kerajaan Inggris setelah penobatan dan digunakan pada Pembukaan Parlemen Negara. Mahkota tersebut dihiasi 2.868 batu mulia, termasuk berlian Cullinan II, St Edward's Sapphire, Stuart Sapphire, dan Black Prince's Ruby.
Selain itu, koleksi perhiasan pribadi Ratu terdiri dari 300 item termasuk 98 bros, 46 kalung, 34 pasang anting, 15 cincin, 14 jam tangan, dan lima liontin.
Sebagai informasi, kerajaan Inggris mengumumkan acara pemakaman Ratu Elizabeth II akan digelar pada 19 September 2022. Saat ini jenazah Sang Ratu masih berada di rumah musim panasnya di Kastil Balmoral, Skotlandia, dimana dia meninggal dunia dengan tenang pada Kamis, (8/9/2022).
Selama beberapa hari ke depan, bendera di Inggris akan dikibarkan setengah tiang sebelum kembali dikibarkan tiang penuh pada hari pemakaman.
Anggota keluarga kerajaan akan menghadiri upacara di Katedral St. Giles di Edinburgh, Skotlandia, setelah parade upacara dari Holyrood menyusuri Royal Mile. Setelah kebaktian itu, Katedral St. Giles akan dibuka untuk umum selama 24 jam untuk periode disemayamkan (lying in rest) sementara, yang sedikit berbeda dengan persemayaman yang akan dilakukan di Westminster Hall (lying in state).
Pada Selasa, (13/9/2022), peti mati Ratu Elizabeth akan diterbangkan ke London di mana beliau dibaringkan di ruang takhta Istana Buckingham sebelum dipindahkan ke Westminster Hall. Selama lima hari jenazah Ratu Elizabeth akan disemayamkan di Westminster Hall, sebagai bagian dari upacara besar pertama sebelum pemakaman.
Masyarakat umum akan diundang untuk memberikan penghormatan mereka selama persemayaman (lying in state) di Westminster Hall. Di tengah Westminster Hall, yang dapat diakses publik selama dua puluh tiga jam sehari, peti mati akan ditempatkan di atas sebuah catafalque.
Pada 19 September, saat upacara pemakaman, peti mati Sang Ratu akan dibawa dari Westminster Hall dengan prosesi ke Westminter Abbey. Akan ada waktu mengheningkan cipta selama dua menit di seluruh Inggris.
Prosesi upacara yang cukup besar akan mengikuti peti mati ke Hyde Park setelah misa satu jam, di mana peti itu akan dibawa dengan mobil jenazah dan dibawa ke Kastil Windsor. Peti mati akan diturunkan ke ruang pemakaman kerajaan (Royal Vault) pada upacara komitmen yang dilakukan di Kapel St. George, Kastil Windsor, setelah parade melalui Windsor.
(RIN)
(Rani Hardjanti)