3 alasan mengapa penyakit TBC masih menjadi momok di Indonesia dikutip dari Kementerian Kesehatan:
1. Stigma negatif penderita TBC
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengemukakan, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa memang penyakit TBC ini tak mudah untuk bisa teridentifikasi.
Penyebab kasus TBC masih tinggi di negeri ini, bukan hanya dari faktor teknis kesehatan karena tak bergejala, tetapi faktor sosial seperti lingkungan masyarakat pun sangat berperan.
Sebagai contoh, kuatnya stigma negatif yang beredar dan lekat di kalangan masyarakat umum Indonesia.
“Pertama masih ada stigma di masyarakat kalau menderita penyakit TBC itu adalah penyakit yang memalukan,” kata dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid
Sementara, orang yang tinggal seatap dengan penderita TBC disarankan membersihkan rumah secara teratur, memastikan setiap memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik, dan memiliki pola hidup sehat agar kondisi tubuh tetap terjaga.
2. Masih Percaya Mitos
Tak hanya stigma negatif, sebagian masyarakat Indonesia masih percaya dengan mitos ataupun hal-hal mistis yang berkembang. Hal ini umumnya dikaitkan dengan berbagai penyakit yang diderita oleh warganya.