Pelanggan Shoji sebagian besar berasal dari media sosial, Twitter pribadinya. Dari kurang lebih 250 ribu pengikut yang ia miliki, seperempat dari mereka adalah pelanggan tetapnya, termasuk yang sudah mempekerjakannya ratusan kali.
Pekerjaan yang di berikan oleh Shoji pun beragam, ia mengaku pernah diminta kliennya untuk menemani bermain jungkat-jungkit di taman. Selain itu, pada suatu waktu ia juga pernah dibayar untuk harus tersenyum berseri-seri sambil melambaikan tangan keluar jendela saat dirinya berada di dalam gerbong kereta, kepada seseorang yang tidak dikenalnya.
Lebih lanjut, Shoji mengatakan dalam kurun waktu empat tahun terakhir dia telah menangani sekitar 4000 sesi bersama klien dan meraup penghasilan yang cukup untuk menghidupi istri dan anaknya..
Meski ia mengakui bahwa pekerjaannya adalah jesa penyewaan diri, tetapi Shoji memberikan batasan-batasan yang akan dia tolak. Misalnya, klien dengan permintaan yang bersifat seksual, pekerjaan berat memindahkan lemari es dan melakukan perjalanan ke Kamboja.
(Rizky Pradita Ananda)