OPERASI plastik dilakukan karena adanya beberapa faktor. Namun kebanyakan operasi plastik dilakukan untuk tujuan rekonstruksi dan kecantikan.
Banyak juga pasien operasi plastik melakukan operasi plastik karena untuk memperbaiki penampilan misalnya karena bibir sumbing, terkena luka bakar, atau tersiram air keras. Namun ada juga karena demi kecantikan saja, seperti artis yang ingin tampak lebih cantik.
Nah, berikut ini 5 jenis operasi plastik yang paling digermari atau sering dilakukan oleh banyak orang.
1. Rhinoplasty
Berdasarkan informasi yang ada di laman Calcium Health, nose reshaping atau perubahan bentuk hidung menempati urutan pertama sebagai jenis operasi plastik yang paling diminati dan sering dilakukan pada tahun 2020, terutama di Amerika Serikat (AS). Tercatat, sebanyak 352.555 tindak operasi dengan istilah rhinoplasty ini.
Menurut laman American Society of Plastic Surgeon, rhinoplasty adalah operasi yang dilakukan guna meningkatkan keserasian wajah dan proporsi hidung. Banyak masyarakat yang menyebut secara singkat operasi ini sebagai operasi hidung saja. Rhinoplasty bisa dilakukan dengan mengubah tulang hidung bagian atas saja, bagian tulang rawan saja, atau khusus bagian kulit.
Jika memungkinkan, pasien juga bisa melakukan operasi di ketiga bagian tersebut. Selain memiliki manfaat estetik, rhinoplasty bisa dilakukan untuk memperbaiki gangguan pernapasan akibat pasien menderita cacat struktural hidung. Terkait dengan manfaat rhinoplasty untuk memperbaiki jalannya pernapasan, tentunya dokter akan lebih cermat melakukan evaluasi terhadap struktur hidung calon pasien.
2. Blepharoplasty
Laman Calcium Health menyebut, jumlah operasi blepharoplasty atau eyelid surgery di AS pada 2020 mencapai angka 325.112. Melansir laman Mayo Clinic, operasi ini dilakukan demi menghilangkan kelebihan kulit dari wilayah kelopak mata. Diketahui, kulit di bagian tersebut akan semakin terlihat seiring dengan bertambahnya usia. Sebab, otot-otot yang menopang mengalami perenggangan.
Jika terus dibiarkan, alis akan terlihat lebih kendur dan kantung bawah mata sangat terlihat. Kulit yang sangat kendur ini ternyata dapat mengganggu penglihatan samping. Blepharoplasty dapat dilakukan bersamaan dengan prosedur pengangkatan alis dan pengencangan wajah.
Tidak sembarangan orang, mereka yang ingin menjalani operasi blepharoplasty harus memenuhi beberapa syarat. Salah satunya adalah kondisi tubuh yang sangat prima dengan rekam medis jelas
BACA JUGA:Sejarah Munculnya Penyebutan Operasi Plastik, Bestie Wajib Baca!
3. Facelift atau Rhytidectomy
Operasi plastik rhytidectomy atau facelift dilakukan oleh 234.374 masyarakat AS. Secara umum, facelift adalah langkah operasi untuk menghilangkan kerutan di wajah, memperbaiki tanda-tanda penuaan, dan meremajakan wajah.
Selain wajah, operasi ini dapat pula dilakukan di bagian leher. Adapun bagian-bagian yang paling sering dioperasi adalah garis lipatan antara hidung dan sudut mulut. Keputusan pasien melakukan operasi ini sebagian besar karena penipisan kulit, faktor keturunan, dan efek sinar matahari yang terlalu berimbas pada kulit.