Chandra mengaku bahagia sebab baru dua hari acara ini dibuka, antusias pengunjung sangat luar biasa.
“Itu yang bikin kita bahagia. Mungkin karena kebetulan di Ashta ini nggak ada toko yang jual produk kain wastra Indonesia. Mungkin itu yang bikin mereka tertarik,” jelasnya.
Untuk harganya sendiri, kain wastra di tempat ini dibanderol Rp400 ribu sampi Rp2 juta.
“Saya berharap kedepannya bisa membantu lebih baik lagi para pengrajin kecil. Kita berharap juga WBI punya partisipasi yang lebih banyak lagi untuk membantu para pengrajin kecil di Indonesia, tidak hanya wastra tapi juga kuliner, film, seni tari, musik,” tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)