“Kami juga punya misi memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Untuk mendukung visi tersebut kami telah melakukan berbagai inisiatif program peningkatan kesejahteraan dan pelestarian lingkungan yang dilaksanakan di berbagai wilayah dimana kami berada, termasuk di NTT. Di tahun ini kami berfokus melakukan program rehabilitasi mangrove di wilayah Desa Golo Sepang untuk membantu pelestarian wilayah pesisir pantai NTT sekaligus berupaya meningkatkan kesejahteraan penggiat mangrove, nelayan, dan seluruh warga desa,” jelas Vinensia Kenanga selaku Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim.
Melalui penandatanganan kesepakatan untuk merawat mangrove, lanjut Vinensia Kenanga, bibit mangrove yang ditanam diharapkan dapat dirawat dan tumbuh dengan baik sehingga bisa membawa manfaat bagi para penggiat, nelayan, dan warga desa setempat, di antaranya yaitu melindungi wilayah desa dan pemukiman dari abrasi, sehingga ketika air laut sedang pasang atau ada ombak besar tidak akan sampai ke area tempat tinggal warga.
Mangrove juga melindungi biota atau hewan-hewan laut seperti ikan, udang, kepiting, dan kerrang, untuk dapat hidup dan berkembang biak dengan baik, sehingga hasilnya dapat dinikmati para nelayan untuk dijual atau untuk dinikmati sendiri.
Buah dan daun dari pohon mangrove juga dapat diolah menjadi minuman dan makanan ringan sehingga bisa menjadi peluang UMKM warga setempat yang dapat memberikan tambahan pemasukan bagi rumah tangga warga Desa Golo Sepang.
(Dyah Ratna Meta Novia)