Sehingga para womenpreneur di luar sana atau yang hadir pada siang hari ini, kita harus sadar bahwa pengaruh digitalisasi ini tidak bisa kita abaikan,” lanjutnya.
Menurut data Bank Indonesia menunjukkan, transaksi nilai dagang elektronik pada 2021 meningkat hingga 50,8 persen, yakni mencapai Rp401 triliun dibandingkan 2020. Hal tersebut diperkirakan akan meningkat 31,2 persen tahun ini (2022).
Lebih lanjut, data untuk digital banking dan transaksi uang elektronik juga meningkat. Pada 2021 lalu, durasi pengguna aplikasi online makanan dan minuman meningkat hampir 480 persen year on year (YoY).
Survei salah satu dari e-commerce terbesar di Indonesia, sepanjang pandemi di tahun 2020, produk fesyen dan aksesoris menjadi primadona diikuti produk-produk furniture dan kriya.
BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Pelaku Kuliner Harus Mampu Berkolaborasi dengan Investor
BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo Tegaskan Kemenparekraf Terus Fokus Selamatkan Pariwisata dan Ekraf Indonesia