Pada kasus yang lebih serius, efek samping obat ini adalah kegelisahan, mudah marah, kegembiraan yang besar, kejang-kejang, insomnia, kram otot, perubahan libido, dan dalam beberapa kasus menimbulkan kemarahan dan kekerasan.
"Obat ini meningkatkan risiko kejang jika digunakan terlalu sering pada pasien pengidap epilepsi," tambah laporan kesehatannya.
Penggunaan jangka panjang bisa mengakibatkan toleransi, ketergantungan, dan gejala putus obat pada pengurangan dosis. Ini berbahaya dan perlu mendapat penanganan lebih lanjut jika sudah terjadi.
(Dyah Ratna Meta Novia)