5. Simpan kontak darurat
Menyimpan kontak darurat tidak boleh terlewatkan. Ada empat kontak tujuan yang wajib dimiliki baik di ponsel maupun catatan Anda, yaitu keluarga, local emergency contact di kota atau negara setempat, rumah sakit, hingga Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di destinasi tujuan. Anda juga bisa mengirimkan itinerary kepada keluarga atau kerabat agar lebih aman.
6. Manfaatkan teknologi
Zaman sekarang sudah serba digital. Anda dapat membeli simcard lokal, dan Wi-Fi portable sebagai alat pendukung segala kegiatan Anda.
Unduh juga offline maps guna mempermudah perjalanan Anda dalam bepergian ketika berada di daerah sulit sinyal. Selain itu, lakukanlah transaksi pembelian tiket atau lainnya menggunakan aplikasi atau situs web demi menghindari penipuan.
(Foto: Tourbar)
7. Gunakan pakaian yang tepat sesuai budaya setempat
Anda mungkin ingin mengenakan pakaian terbaik Anda saat traveling. Namun, Anda harus pintar menilai situasi dan melihat keadaan sekitar. Jangan sampai salah kostum.
Sebaiknya, gunakanlah pakaian yang sopan dan nyaman selama bepergian. Hindari penggunaan aksesoris atau perhiasan yang berlebihan atau mencolok agar tidak memancing para perampok. Berpenampilan sesederhana mungkin akan lebih baik dan aman demi keselamatan Anda.
8. Bawa barang penting
Sebagai solo traveler, Anda tidak bisa mengandalkan siapa-siapa di situasi tertentu. Oleh karenanya, bawalah barang-barang penting yang sekiranya diperlukan jika terjadi hal darurat.
Misalnya uang tunai untuk berbelanja di toko kecil, kartu identitas, duplikasi dokumen, charger, dan lainnya. Sembunyikan juga barang-barang berharga tersebut di bagian paling dalam tas yang sulit untuk dijangkau orang.