Catat! Ini Dampak Buruk Memperlakukan Anak Layaknya Seorang Teman

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 16 Mei 2022 06:00 WIB
Pola asuh anak (Foto: Timesofindia)
Share :

3. Menghilangkan Figur Orangtua dalam Hidup Anak

Mencoba menjadi teman dengan anak dapat menghilangkan figur Anda sebagai orangtua. Pasalnya, anak tetap membutuhkan sosok orangtua yang dapat memegang kendali dan melindungi.

Meski kerap ditentang, larangan atau batasan orangtua tetap diperlukan dalam mengasuh anak. Hal ini penting agar ia tahu apa yang Anda lakukan adalah demi kebaikannya.

Struktur yang kuat penting dalam hubungan orangtua-anak yang sehat. Menurut studi dalam jurnal Merrill-Palmer Quarterly, kurangnya struktur dapat melemahkan hubungan orangtua dengan anak dan membuat anak justru merasa tidak lebih bebas.

Lantas, bagaimana orangtua harus bersikap?


Ikhsan menjelaskan, menjadi teman sekaligus orangtua bagi anak bukan berarti mengurangi posisi Anda sebagai orangtua. Anda tetap dapat memperlakukan anak seperti teman dengan cara menjalin komunikasi terbuka dan nyaman.

“Orangtua boleh menganggap anak dengannya setara jika dalam kondisi sedang berdiskusi. Karena, dalam berdiskusi, kita perlu memahami sudut pandang anak dan menerima isi pikiran serta perasaan anak,” ucap Ikhsan.

Alasan lain perlu memberikan batasan adalah agar anak bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orangtua, misalnya dalam mengambil keputusan.

Kesimpulannya, berhubungan dengan anak layaknya teman boleh-boleh saja, tetapi tetap harus ada batasan jelas. Orangtua juga perlu mengetahui kapan dan pada situasi apa mereka harus bersikap tegas maupun santai seperti teman.

Bila Anda ingin tahu lebih lanjut seputar pola asuh anak, tanya psikolog via Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya