Ajaib! Batu 137 Ton di Tengah Hutan Ini Bisa Digerakkan Siapapun Seorang Diri

Andin Nurul Alifah, Jurnalis
Kamis 10 Februari 2022 02:01 WIB
The Trembling Rock (Foto: Shutterstock)
Share :

JIKA Anda ingin pamer 'kekuatan' tapi belum cukup latihan, sebaiknya pergilah ke hutan Huelgoat di Prancis. Ya Anda bisa meminta seseorang untuk merekam upaya Anda mendorong batu 'raksasa' seberat 137 ton yang berdiri di sana. Bukan kaleng-kaleng ya, ingat, bobotnya mencapai 137 ton!

The Trembling Rock, itulah nama batunya. Ia dinamakan demikian karena jika Anda mendorongnya di tempat yang tepat, ia akan terhuyung-huyung ke depan dan ke belakang sebagaimana ditunjukkan klip video yang menakjubkan, jika diperhatikan lebih dekat dengan seksama.

Batu granit besar itu telah menarik wisatawan ke Hutan Huelgoat selama bertahun-tahun. Sebuah video menunjukkan seorang pria berhasil memindahkan batu, sepanjang tujuh meter hanya dengan menekan punggungnya ke salah satu ujungnya.

Video lain menunjukkan fenomena aneh itu dengan lebih jelas – dalam klip kedua, batu itu terlihat terombang-ambing dengan mudah, meskipun beratnya luar biasa.

Bagaimana ini mungkin? Dr. Mark Whalley dari ilmuwan dari Institut Fisika (IOP) yang berbasis di London mengatakan kepada MailOnline Travel bahwa ada kemungkinan bahwa batu itu bisa menjadi 'contoh indah' dari 'prinsip momen'.

"Dengan asumsi bahwa batu itu terletak di area yang relatif kecil, Anda dapat memikirkannya dalam dua bagian. Setengahnya ada di sisi kiri titik pivot, dan setengahnya lagi di kanan," ujarnya.

(Foto: Shutterstock)

"Ini yang kami alami di jungkat-jungkit. Dua orang bisa duduk di kedua ujung jungkat-jungkit dan itu sangat seimbang. Hanya perlu sedikit dorongan untuk membuat semuanya bergerak ke satu arah atau yang lain. Jadi, ada kemungkinan bahwa Trembling Rock adalah jungkat-jungkit granit seberat 137 ton," lanjut Whalley.

Namun, menurut IOP, batu itu perlu diperiksa untuk memastikan apa yang membuatnya bisa bergerak dengan mudah. “Tanpa mengunjungi situs dan memiliki kesempatan untuk menguji berbagai ide, tidak mungkin menjawab pertanyaan ini secara meyakinkan,” terangnya.

The Trembling Rock bukan satu-satunya daya tarik yang tidak biasa di antara pohon beech, oak, dan kastanye di Hutan Huelgoat seluas 2.500 hektare.

Hutan itu memang kaya akan mitos dan legenda, terkait dengan Raja Arthur, pahlawan dari kisah abad pertengahan yang dianggap memimpin pertahanan Inggris melawan Saxon pada abad ke-5 dan ke-6.

Menurut Brittany Tourism, penduduk setempat mengklaim bahwa ada harta karun di hutan yang ditemukan oleh Arthur dan Merlin the Wizard.

Pengunjung dapat menjelajahi Gua Arthur dan Kemah Arthur, rangkaian batu yang dulunya merupakan permukiman. Ada yang mengatakan bahwa raja dimakamkan di sini.

Terlebih lagi, menurut cerita, raksasa Gargantua, yang diciptakan oleh penulis Renaisans Prancis Francois Rabelais, suatu hari datang mengunjungi hutan Huelgoat. Penduduk setempat memberinya makan kaldu, tetapi gagal memuaskan nafsu makannya. Marah, dia melanjutkan perjalanannya, melemparkan batu ke arah Huelgoat dari jauh.

Kisah ini menambah misteri formasi batuan yang tidak biasa di daerah itu, yang berusia sekitar 340 juta tahun. Le Champignon, atau The Mushroom, adalah salah satu atraksi utama hutan. Bentuknya seperti jamur raksasa, dengan satu batu bulat besar di atasnya yang lebih kecil.

Di dekatnya, ada 'Rumah Perawan', di mana pengunjung dapat mengidentifikasi batu berbentuk seperti pot, sendok, garpu, tempat tidur dan payung, menurut Brittany Tourism.

(Foto: Instagram/@loicw.b.r)

Selanjutnya adalah 'Chaos of Rocks', kekacauan ratusan batu besar. Dari sini, pengunjung dapat berjalan-jalan ke 'Gua Setan' dengan membawa obor karena di dalamnya bisa sangat gelap.

Bagi mereka yang ingin menjelajahi hutan ini sendirian, bandara terdekat ke Huelgoat adalah Brest, yang berjarak satu jam berkendara. Atau, naik bus dari Morlaix terdekat, yang terhubung ke Paris dengan kereta api.

Setelah Anda tiba di Huelgoat, ikuti jalan setapak di dekat kincir air Moulin du Chaos, yang dibangun pada tahun 1300-an. Ini mengarah ke hutan, dengan 'jalur kuning' membawa Anda melewati batu ajaib itu. Berbagai rambu di sepanjang jalan akan membantu Anda menemukannya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya