Jam tangan, ujar Hendra, juga ibarat piagam atas sebuah momen bermakna karena menjadi saksi sejarah yang terus berjalan selamanya. Contoh, sebagai momen pencapaian prestasi, momen apresiasi, momen motivasi hidup atau momen kenangan dari orang bermakna.
"Tapi jam tangan bukanlah jurang pemisah status sosial melainkan mempersatukan cara berpikir dalam menghargai momen. Jam tangan orisinil berkualitas tinggi yang dimulai dari harga ratusan ribu rupiah memiliki prestise yang seimbang dalam menghargai momen," terangnya.
Sementara itu, jam orisinil dibuat untuk mencatat momen berharga yang tidak bisa dibeli dengan uang. Karena waktu yang berjalan adalah harta paling berharga di kehidupan ini.
(Martin Bagya Kertiyasa)