VARIAN Omicron pertama di Indonesia terkonfirmasi terjadi pada salah satu pegawai kebersihan di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. Pekerja tersebut terkonfrimasi pada Rabu 15 Desember 2021 berdasarkan data WGS yang telah dicek oleh GISAID.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini pemerintah terus melakukan sampling whole genome sequencing (WGS) yang ketat agar potensi penyebaran virus tidak semakin meluas.
“Sampai saat sekarang transmisi komunitas belum kita temui walaupun kita terus melakukan sampling genome sequencing yang lebih ketat. Semua kasus Omicron yang satu telah dikonfirmasi dan lima kasus probable itu terjadi di karantina,” kata Menkes Budi di channel YouTube Kementerian Kesehatan.
Menkes Budi menyatakan, untuk kasus positif Omicron yang terjadi di karantina, petugas pembersih ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Namun, belajar belajar dari kasus yang infeksi yang terjadi di Hong Kong, ada pula kondisi yang terjadi seperti saat ini.
“Jadi karena mereka melayani pasien, makanya tertular. Orang yang tertular ini kebetulan tinggal di asrama Wisma Atlet sehingga kita isolasi di sana. Tapi sampai sekarang kita belum melihat adanya transmisi komunitas,” tuntasnya.
Sekadar informasi, selain seorang pegawai kebersihan tersebut, ada lima lain yang dalam kondisi masih diduga Omicron. Dari 5 kasus tersebut, 2 kasus adalah warganegara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris. Sementara 3 lainnya adalah warganegara asing (WNA) yang berasal dari Tiongkok (China) dan datang ke Manado, Sulawesi Utara.