Omicron Sudah Masuk ke Indonesia, Menkes Tingkatkan Tes WGS 2 Kali Lipat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 16 Desember 2021 14:02 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

Menkes juga mengImbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, karena penyebaran Omicron ini memang sangat cepat. "Di Inggris yang tadinya cuma 10 per hari, sekarang sudah 70 ribu per hari. Lebih tinggi dari puncaknya di Indonesia pada Juli yakni 50 ribu kasus,” jelasnya.

Menkes Budi melanjutkan bahwa penularan varian baru Omicron ini sangat cepat, namun masyarakat respon masyarakat dalam menghadapi konfirmasi kasus Omicron pertama di Indonesia ini adalah tetap tenang dan waspada. Selain itu surveillance kesehatan juga harus terus dilakukan dengan baik yakni dengan melakukan tes pada pasien dengan kontak erat dan tes bagi para pelaku perjalanan.

Selain itu pemerintah juga terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di Indoensia. Khususnya bagi para lanjut usia (Lansia). Pemerintah menyediakan pula semua fasilitas dan obat-obatan, seperti Molnupiravir yang diklaim dapat menyembuhkan Covid-19 yang diprediksi datang pada akhir 2021.

“Sekali lagi tolong liburan kali ini habiskan waktunya di dalam negeri. Tidak perlu ke luar negeri. Indonesia negara yang jauh lebih aman, dibandingkan dengan banyak negara lain di dunia. Kita jaga keluarga kita dan seluruh rakyat Indonesia,” tuntasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya