SALAH satu kelompok yang rawan terpapar Covid-19 adalah para lansia. Apalagi, kemungkinan mereka mengalami penyakit yang para kala terpapar Covid-19 sangat tinggi.
Oleh karena itu, lansia menjadi salah satu kelompok yang pertama kali mendapatkan vaksin. Sayangnya tidak semua lansia mau mendapat vaksin Covid-19, tidak cuma di Indonesia tapi hal ini juga terjadi di Singapura.
Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo menjelaskan bahwa ada sekira 60-100 ribu lanjut usia (lansia) di Singapura, yang sejak awal pandemi tidak mau divaksinasi. Kondisi inilah yang menyumbangkan kasus kesakitan dan angka kematian tinggi di Singapura.
Dalam webinar yang disiarkan di channel YouTube Kementerian Kesehatan, pria yang kerap disapa Tommy ini mengatakan ketika varian Delta itu masuk dan terjadi penularan, kondisi Singapura menjadi porak-poranda.
"Lansia sekarang menjadi kelompok yang paling rentan. Ditambah dengan orang yang efikasinya antibodi dari vaksinnya sudah menurun. Barulah sekarang dilakukan booster pada mereka yang sudah enam bulan divaksin," ujar Tommy.
Oleh sebab itu, saat ini pemerintah Singapura menetapkan kebijakan yang ketat terkait hal vaksinasi. Bahkan sekarang masyarakat dengan rentang usia 30 tahun ke atas bisa mendapatkan booster. Ditambah lagi dengan kebijakan terbaru di mana orang dipaksa untuk divaksinasi.