Meski Enak, Merokok, Minum Kopi, dan Makan Gorengan Bersamaan Berbahaya bagi Jantung

Wilda Fajriah, Jurnalis
Minggu 31 Oktober 2021 20:06 WIB
Kopi dan gorengan (Foto: Trip advisor)
Share :

SAAT kita sedang santai atau sedang berkumpul bersama teman-teman, banyak orang yang minum kopi sembari merokok dan juga makan gorengan.

Paket komplit ini memang terasa nikmat dan bikin nagih. Namun, tahukah Anda jika ternyata mengonsumsi mereka secara bersamaan dapat memperburuk kondisi jantung?

 

Ya, melansir WebMD pada Minggu (31/10/2021), sebuah penelitian di Yunani mengatakan, mengonsumsi gorengan, kopi, serta merokok secara bersamaan dapat menyumbat arteri sehingga berisiko terjadinya penyakit jantung.

Studi baru, yang berasal dari para peneliti termasuk Charalambos Vlachopoulos, MD, dari departemen kardiologi di Athens Medical School, menunjukkan bahwa ketika dikonsumsi bersamaan, merokok dan kafein dapat berinteraksi, dan gorengan yang tinggi lemak jenuh dapat bersama-sama menghasilkan efek negatif pada jantung.

Vlachopoulos dan rekan pun melakukan dua tes. Pertama, mereka mempelajari 24 pria dan wanita sehat di awal usia 30-an yang semuanya perokok dan peminum kopi. Tidak ada yang menggunakan obat jantung atau kontrasepsi oral, semua memiliki tekanan darah normal, dan tidak ada yang menderita diabetes atau kadar kolesterol tinggi.

Peserta berpuasa dari rokok dan kopi setidaknya selama 12 jam sebelum masing-masing dari empat sesi, yang melibatkan merokok satu batang selama lima menit atau minum dua cangkir kopi diikuti satu jam kemudian dengan merokok. Sebagai perbandingan, beberapa peserta diberi kopi bebas kafein diikuti satu jam kemudian dengan rokok palsu.

Para peneliti menemukan peningkatan terbesar dalam kekakuan arteri terjadi pada peserta yang minum kopi dan merokok dalam sesi yang sama. Tes kedua diselenggarakan secara berbeda tetapi memiliki hasil yang serupa.

Kali ini, para ilmuwan mempelajari kelompok yang lebih besar yakni 160 orang. Seperti pada tes pertama, semua peserta sehat dan tidak mengonsumsi obat jantung atau kontrasepsi oral.

Para peneliti membagi peserta menjadi empat kelompok: perokok yang minum kopi, perokok yang tidak minum kopi, bukan perokok yang minum kopi, dan bukan perokok yang tidak minum kopi.

Sekali lagi, tingkat kekakuan arteri terbesar dan aliran darah abnormal terjadi pada perokok yang minum kopi. Dalam kedua tes, menjadi laki-laki atau perempuan tidak berpengaruh pada interaksi signifikan antara kopi dan rokok.

Secara bersama-sama, efek gabungan kopi dan rokok tampaknya lebih besar daripada dampak individualnya, kata para peneliti.

"Mengingat kombinasi yang sering antara merokok dan asupan kafein, efek ini pada fungsi arteri mungkin memiliki implikasi penting bagi kesehatan manusia," tulis para peneliti dalam Journal of the American College of Cardiology.

Karena penelitian ini berfokus pada orang muda yang sehat, temuan ini mungkin tidak meluas secara langsung ke kelompok lain, kata para peneliti.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya