Olahraga Terbaik yang Datangkan Kesehatan, Bukan yang Berat

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Jum'at 01 Oktober 2021 15:57 WIB
Olahraga ringan (Foto: AARP)
Share :

RUPANYA gaya hidup sehat bisa dilakukan melalui rutin berolahraga, diet sehat dan cukup tidur serta mengelola stres dengan cara yang baik.

Olahraga mampu memaksimalkan sejumlah organ tubuh untuk berkerja maksimal, bahkan jauh lebih baik lagi.

Dr. dr. Carmen Yahya dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi menjelaskan, olahraga sebagai gaya hidup perlu dilakukan dengan memahami hal spesifik kegunaan berolahraga.

 

"Fungsi berolahraga yaitu meningkatkan kemampuan pompa jantung, memaksimalkan fungsi paru, mendorong sirkulasi darah terbaik, dan yang juga penting membantu pembentukan Imunitas tubuh terhadap penyakit," ujar Dokter Carmen, Jumat, (1/10/2021).

Menurut Dokter Carmen, untuk memulai rutinitas olahraga tentunya dimulai dengan mengetahui kondisi fisiknya lalu menentukan target manfaat dengan berolahraga. Selain itu juga memperhatikan batasan dan berkonsultasi dengan ahli sebagai bagian penting.

"Satu hal lainnya adalah bahwa cedera dalam berolahraga sering menjadi bagian gerak tubuh yang perlu dipahami dan ditangani tepat oleh para Ahli," imbuhnya.

"Penting untuk diingat bahwa olahraga yang terbaik adalah yang mendatangkan kebaikan dan kesehatan, untuk yang sedang sakit atau tidak fit sebaiknya menunggu kondisi tubuh kembali membaik. Atau bila sangat ingin berolahraga, solusinya dengan gerak badan yang ringan dan terukur. Ingat bukan yang berat," tutur Dokter Carmen.

Adapun pada penderita obesitas, prinsipnya adalah olahraga yang tidak membebani sistem sendi, lutut, atau engkel. Contohnya, dengan berolahraga renang dan sepeda statis terukur, dengan asupan nutrisi yang tepat dan latihan rutin minimal 30 - 60 menit/ hari.

"Secara bertahap, target berikutnya dapat ditentukan. Dengan peningkatan jenis olahraga yang dilakukan. Dimasa pandemi seperti ini berolahraga idealnya menggunakan masker sebagai prokes Covid-19, namun karena kebutuhan tubuh akan asupan oksigen meningkat pada saat berolahraga, kita harus membatasi waktu saat bermasker atau tanpa mengggunakan masker. Juga harus memastikan kita berada di area yang tingkat penularannya rendah dan tetap menjaga jarak aman serta menjauhi kerumunan walaupun pro atau kontra tentang hal ini, bisa saya mengerti," terang Dokter Carmen.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya