Tidur Balas Dendam Tetap Tak Bisa Pulihkan Tubuh Kita Loh

, Jurnalis
Jum'at 17 September 2021 13:01 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

TERKADANG kita harus menghabiskan waktu lebih lama untuk bangun dan bekerja, mengorbankan waktu tidur kita. Nah, untuk mengembalikan jam biologis tubuh biasanya kita akan menghabiskan waktu lebih lama untuk tidur guna menggantikan waktu tidur yang hilang.

Adapun jam tidur minimal bagi remaja usia 14–17 tahun adalah 8–10 jam per hari, dewasa muda usia 18–25 tahun berkisar 7–9 jam per hari. Sementara orang dewasa usia 26–64 tahun sama, yakni 7–9 jam per hari.

Tapi, sebuah studi dari jurnal PLOS ONE menemukan kenyataan tidak mudah bagi seseorang memulihkan diri setelah kekurangan waktu tidur, walau sudah mencoba tidur lebih lama pada hari-hari berikutnya.

Para peneliti, seperti dikutip Antara dari Medical News Today, menemukan konsekuensi neurobehavioral dari kurang tidur parsial kronis tidak dapat diatasi dengan mudah dan bertahan lebih lama dari yang diperkirakan. Dengan kata lain, Anda tidak boleh berasumsi akan dengan mudah pulih ke baseline setelah kurang tidur dengan tidur balas dendam lebih lama pada hari berikutnya,

Dokter yang berfokus pada neurologi klinis di Indiana University School of Medicine, Indianapolis, Dr. Stephanie M. Stahl, mengatakan, studi ini menambah banyak bukti bahwa kurang tidur memiliki efek merugikan pada tubuh seseorang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya