PEMERINTAH memang mendorong agar vaksinasi Covid-19 dilakukan pada anak-anak di atas 12 tahun. Adapun vaksin yang digunakan untuk anak-anak di atas 12 tahun adalah vaksin buatan Sinovac.
Kebijakan ini juga dilakukan di berbagai negara, termasuk China menggunakan vaksin yang sama. Tapi, menteri Inggris meminta pejabat kesehatan meninjau kembali pedoman yang telah dibuat dengan mempertimbangkan kemungkinan masalah yang dapat muncul saat sekolah dimulai.
Menurut laporan Fox News, keputusan agar anak-anak yang sehat tidak menerima suntikan karena adanya kekhawatiran atas efek samping jangka panjang dari vaksin Pfizer. Pasalnya, salah satu efek samping yang bisa terjadi adalah peradangan jantung.
"Margin manfaat vaksin dianggap terlalu kecil untuk mendukung vaksinasi Covid-19 universal untuk kelompok usia ini sekarang," kata Wei Shen Lim, ketua imunisasi Covid-19 untuk Joint Committee on Vaccination and Immunization (JCVI).
"Untuk sekarang, komite memastikan akan terus memantau data keamanan setelah data sudah lengkap," lanjutnya.