TIDAK mudah mempertahankan hubungan pernikahan yang selalu sempurna dan tanpa kesalahan. Salah satu pasangan pasti akan berakhir pada satu titik melakukan kesalahan dalam rumah tangga.
Entah itu ketidakamanan finansial, perjudian, perselingkuhan emosional atau fisik. Pernikahan bisa berakhir jika pasangan tidak dapat memperbaiki kesalahan mereka.
Dalam hubungan, memaafkan kesalahan berada di kedudukan yang sangat tinggi, sedemikian rupa sehingga memang memainkan peran besar dalam menjaga hubungan dan pernikahan bersama.
Berjuang melalui air mata dan rasa sakit yang terus-menerus, seseorang mungkin memutuskan untuk memaafkan kesalahan pasangannya agar dapat melanjutkan dengan bahagia.
Sulit membayangkan seseorang memaafkan pasangannya untuk teriakan yang tak terhitung jumlahnya, kecurangan, atau bahkan kesedihan finansial, tetapi beberapa orang berhasil melakukannya. Mereka memaafkan dan kemudian dengan senang hati melanjutkan hidup mereka.