Adapun gejala yang mungkin dirasakan oleh penderita di antaranya:
1. Gejala kanker paru (tidak spesifik).
2. Gejala respirasi atau saluran napas:
- Batuk lama
- Batuk darah
- Sesak napas
- Nyeri dada
Baca juga: Banyak yang Tak Sadar, Terapi Kanker Payudara Indonesia Tak Kalah dengan Negara Lain
3. Gejala non-respirasi atau gejala kanker (biasanya berhubungan dengan penyebaran):
- Lesu atau lemah
- Berat badan menurun
- Sakit kepala atau kejang
- Nyeri tulang
"Lebih dari itu, pasien yang sudah terdiagnosis, harus mendapatkan terapi sesuai kondisinya karena kanker paru berkembang dengan cepat. Masa pandemi tidak menyebabkan pasien harus berhenti melakukan pemantauan terlebih melanjutkan terapi," tuntasnya.
(Hantoro)