"Ini tantangan-tantangan yang menjadi PR kita untuk mencapai cita-cita kita yaitu untuk mencapai ending TBC yaitu pada 2030," tambah dia.
Dia mengatakan, masyarakat harus mewaspadai TBC karena Indonesia merupakan negara kedua terbesar dengan kasus TBC setelah India. Diperkiraan terdalat 845 ribu untuk kasus TBC biasa dan 24 ribu untuk kasus TBC resisten yang ada di Indonesia.
"Secara jumlah absolut angka China kurang lebih sama. Tapi yang kita khawatirkan adalah angka kejadian kasus baru. Jadi kalau kita melihat, angka kejadian kasus baru kita saat ini adalah 312 per 100 ribu. Sementara kalau kita melihat China, itu sudah pada angka hampir 70 per 100 ribu penduduk," kata Nadia.
(Martin Bagya Kertiyasa)