Mengenal Tonic Immobility, Alasan Korban Pelecehan Seksual Tak Bisa Teriak

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 09 Juni 2021 18:07 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

PELECEHAN seksual memang bisa dialami baik oleh perempuan maupun laki-laki. Meskipun, pelecehan seksual cenderung lebih sering dialami oleh para perempuan.

Mungkin banyak dari orang mengatakan, kenapa tidak melawan atau setidaknya teriak? Nah, perlu Anda ketahui mendapatkan pelecehan seksual, seseorang cenderung sulit untuk bertindak.

Banyak pengakuan korban pelecehan seksual yang tak berdaya saat tindakan tersebut dialami. Mereka tak tahu harus berbuat apa, alhasil hanya terdiam tanpa perlawanan.

Kondisi tersebut disebut dengan Tonic Immobility. Ya, kondisi di mana terjadi penghambatan motorik sementara. Ini dianggap sebagai metode pertahanan terakhir yang terjadi dalam situasi yang melibatkan ketakutan ekstrem.

"Tonic Immobility adalah strategi defensif yang tidak disengaja. 'Freeze response'," terang laporan laman Center for Clinical Psychology.

Meskipun si korban tidak bertindak, bukan artinya dia tidak sadar akan perilaku pelecehan seksual yang sedang dialami. Melainkan, si korban hanya tak bisa bergerak saat menerima pelecehan seksual.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya