Pandemi, Belajar Online Bisa Tetap Jadi Alternatif Pendidikan Masa Depan

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Sabtu 05 Juni 2021 00:05 WIB
Belajar online (Foto: Cafemom)
Share :

Semua pengajar memang harus mengembangkan kreativitas, agar peserta didik dapat berinteraksi secara terbuka, baik dengan guru maupun teman-temannya.

“Pengajar menawarkan fleksibilitas. Kami percaya setiap anak punya kebutuhan yang berbeda, dan punya konteks belajar yang berbeda juga. Sebagai pendidik kami punya kewajiban merespons kebutuhan belajar anak, termasuk merespon konteks belajar yang ada di sekitar anak,” jelasnya.

Dia mengatakan, keberadaan sekolah berkualitas relatif masih terbatas, biasanya hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Seringkali orangtua siswa merasakan bahwa sekolah yang mereka harapkan jauh dari tempat tinggalnya. Seandainya bisa diakses, sekolah itu kurang fleksibel, dan belum sampai tingkat mengukur kebutuhan anak, atau berpihak pada anak.

“Sejatinya kita harus bisa belajar dari mana saja. Pendidikan yang berkualitas harus merata dan bisa diakses semua anak di Indonesia. Berkat bantuan teknologi informasi, murid-murid kami bisa tersebar dari Aceh hingga Papua,” ujar Laksmi.

Kurikulum yang dipakai pun, lajut Laksmi, bisa tetap menggunakan Kurikulum Nasional. Namun dalam proses belajar-mengajar intinya harus banyak menggunakan berbagai pendekatan dan inovasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya