Lalu seberapa parah gejala orang yang kembali terinfeksi covid-19?
Dilansir dari laman The Washington Post, para peneliti di Denmark menggunakan jaringan kesehatan nasional yang luas untuk mencari infeksi ulang secara lebih sistematis di antara sekira 4 juta orang (atau 69 persen dari populasi) yang menjalani 10,6 juta tes pada tahun 2020.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 17 Maret di jurnal medis Lancet; 0,65 persen orang yang dites positif SARS-CoV-2 selama lonjakan covid-19 pertama di Denmark kembali positif selama gelombang kedua.
Kemudian peneliti di Denmark mengungkap faktor usia dapat memengaruhi kekebalan tubuh. Sehingga, orang yang pernah menderita covid-19 bisa terinfeksi untuk kedua kalinya.