Kemudian ahli virologi di University of Warwick, Profesor Lawrence Young, mengatakan tidak mungkin dua jenis virus covid-19 dapat menginfeksi sel pada saat yang bersamaan.
"Jika satu virus masuk, ia mengambil alih sel itu, dan sulit bagi virus lain untuk masuk," ungkapnya.
Baca juga: Gaya Trio Lanjud Bareng Ahmad Dhani hingga Maia Estianty di Lamaran Aurel-Atta
Dia menambahkan, perubahan pada virus itu didorong oleh mutasi acak. "Virus bermutasi pada tingkat yang sangat rendah dan banyak (mutasinya) sebagai tanggapan terhadap tekanan rendah yang kita berikan padanya," tambah Young.
(Hantoro)