"Perlu ada edukasi dan penyuluhan untuk pemberdayaan dan pengembangan UKM dalam bidang fashion, termasuk kebaya di dalamnya melalui wokshop dan balai latihan kerja offline maupun online," ujar Lana.
Pemerintah, lanjut Lana, juga perlu membuat program event, agenda dan tema tahunan serta kewajiban berkebaya bukan hanya di kalangan PNS. Namun juga semua elemen masyarakat. "Melakukan kerja sama dengan semua pihak serta terus memacu dan mengikuti prosedur untuk mengajukan kebaya sebagai salah satu kekayaan khasanah atau tak benda Indonesia," katanya.
Sementara itu, penerima Award Anugerah Kebaya Indonesia dalam Kongres Berkebaya Nasional, perancang busana ternama Anne Avantie mengatakan, ia bangga dengan kebaya sebagai warisan budaya bangsa.
"Bagi saya kebaya bukan hanya sepotong baju saja. Dengan kebaya hidup saya berubah, bahkan hidup banyak orang. Kebaya menjadi inspirasi karya dan cinta bagi perempuan Indonesia," ujar Anne.
(Dyah Ratna Meta Novia)