DITEGASKAN bahwa kunci menurunkan angka kejadian kanker bukanlah melalui pengobatan canggih dan berharga mahal. Tapi, deteksi dini serta menerapkan pola hidup sehat.
"Kanker ini dapat kita perangi dan atasi bersama. Yang dapat menurunkan angka kejadian kanker saat ini bukan pengobatan yang canggih dengan harga mahal, akan tetapi dengan deteksi dini, gaya hidup yang baik, nutrisi yang cukup, berat badan ideal, dan rajin olahraga," ungkap Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Profesor Dr dr Aru Wisaksono, seperti dikutip dari Antara.
Baca juga: Studi: Bawang Putih dan Jahe Bisa Mengurangi Risiko Kanker
Ia menyatakan ada juga langkah pemberian edukasi mengenai kanker sekaligus mengajak para pasien untuk tetap bersemangat dan percaya diri. Semua harus yakin kanker dapat diperangi dan diatasi bersama.
Sementara pakar gizi dr Kwan Francesca G mengingatkan pentingnya asupan nutrisi bagi para pasien kanker terutama kalori dan protein saat terapi supaya tak mengalami penurunan berat badan.