LIBUR panjang Natal dan Tahun Baru memang cenderung membuat lonjakan kasus Covid-19. Meskipun, pemerintah sendiri telah mewajibkan adanya tes rapid antigen sebelum melakukan perjalanan.
"Tanggal 4 (Januari 2021) ke atas juga diprediksi akan ada lonjakan kasus," kata Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Halik Malik. MKM saat dihubungi Okezone, Minggu (3/1/21).
Ia melanjutkan, hal ini diakibatkan mobilitas penduduk yang tinggi sepanjang liburan Natal dan Tahun Baru. Di mana pada waktu tersebut merupakan momentum orang bepergian atau liburan.
Selain itu, belajar dari 2020 pada 2021 ini pemerintah juga harus menambah fasilitas kesehatan. "Seperti menambah kapasitas rumah sakit Covid-19, kemudian membenahi fasilitas kesehatan lainnya, termasuk perekrutan tenaga medis juga," terangnya.
Kemudian masyarakat juga harus sadar dan ditingkatkan kepatuhan protokol kesehatan, yakni dengan disiplin menerapkan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. "Selain melindungi orang lain juga melindungi diri sendiri," ujarnya.
Secara umum, penanganan pandemi ini perlu kolaborasi lebih baik lagi. Serta menjadi tanggung jawab bersama, baik masyarakat, tenaga kesehatan, maupun pemerintah.
(Martin Bagya Kertiyasa)