"Gut mikrobiota merupakan barrier tubuh dalam menghadapi invasi dari luar. Mereka meningkatkan kemampuan hati dalam memetabolisme zat gizi dan memelihara mood yang baik. Gut mikrobiota akan mati saat tidak memperoleh makanan, hostnya stress, kurang tidur, jarang gerak, serta konsumsi antibiotik dan obat-obatan tertentu," jelasnya.
Alhasil, tubuh membutuhkan serat untuk gut mikrobiota bis tumbuh dan berkembang dengan baik dan bisa mempertahankan jumlahnya 80 persen. Oleh karena itu, fexitarian diet bisa menjadi pilihan tepat sebab mengandung serat yang tinggi.
(Hantoro)