Henky Solaiman Meninggal, Kenali Makanan Penyebab Kanker Usus

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 15 Mei 2020 19:30 WIB
Henky Solaiman. (Foto: MNC Picture)
Share :

Menurut dr Ari, Indonesia masih surganya perokok. Hal ini karena para perokok bebas merokok di mana saja. Di beberapa kota besar di negara maju, dr Ari membandingkan, sudah sangat sulit untuk mencari tempat buat merokok.

Fakta ini sudah sejatinya diperhatikan dan dicari solusinya supaya jumlah perokok aktif mau pun pasif tidak semakin tinggi. Dengan begitu, salah satu faktor risiko kanker usus besar bisa diminimalisir.

Selanjutnya, dr Ari menjelaskan juga beberapa faktor risiko lain dari masalah kanker usus besar ini. Adalah kegemukan, kurang bergerak, dan peminum alkohol. Ada beberapa faktor risiko yang tidak bisa berubah yaitu umur. Ya, mereka yang berusia di atas 50 tahun, terang dr Ari, menjadi batasan umur untuk memulai skrining.

Faktor genetik berupa riwayat kanker atau polip usus pada keluarga, riwayat penyakit radang usus kronis (inflammatory bowel disease atau IBD) sebelumnya, riwayat penyakit kencing manis atau diabetes mellitus juga merupakan faktor risiko yang harus diantisipasi.

"Penyakit ini awalnya tanpa gejala. Oleh karena itu buat masyarakat yang mempunyai faktor risiko tinggi terjadinya kanker usus besar, disarankan untuk kontrol ke dokter," ujarnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya