Hasil penelitian yang dipublikasikan di Mayo Clinic Proceedings ini menjelaskan, tingkat latihan yang tinggi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan tekanan pada arteri sehingga mengarah ke CAC yang lebih tinggi.
"Penumpukan plak diperkirakan mungkin lebih stabil. Besar kemungkinan plak ini tidak akan pecah sehingga risiko serangan jantung lebih kecil. Namun diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini," tutur penulis penelitian, Jamal Rana seperti yang dikutip dari Forbes.
Dengan adanya hasil ini, peneliti mengingatkan ada batas atas untuk latihan agar memberikan manfaat untuk tubuh. Selain itu, hasil penelitian ini diutamakan untuk orang-orang yang berkulit putih. Sebab pada orang-orang berkulit hitam belum ditemukan hasil yang serupa.
(Martin Bagya Kertiyasa)