BAGI pasangan suami istri (pasutri) yang telah menikah dalam kurun waktu tertentu namun belum dikaruniai anak, bisa jadi gaya hidup yang selama ini Anda terapkan kurang tepat. Lalu faktor apa saja yang dapat menyebabkan pasutri sulit untuk memiliki keturunan?
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi, Shanty Olivia Jasirwan mengatakan, terdapat 9 faktor yang menyebabkan pasutri sulit memiliki keturunan. Simak rinciannya yuk!
Stres secara psikologis
Walaupun secara ilmiah masih belum terbukti secara kuat, stres psikologis dikatakan dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan berakibat buruk terhadap kesuburan. Pada wanita, stres psikologis berimplikasi pada sistem hormonal, imunologi, dan sistem saraf otonom yang secara tidak langsung berefek pada kemampuan reproduksi seorang wanita.
Berat badan
Berat badan seseorang acapkali berkaitan dengan kebiasaan makan dan banyaknya aktivitas. Berat badan berlebih ataupun kurang memiliki efek samping kesehatan yang cukup luas termasuk pada kesuburan. Berat badan yang tidak ideal ini biasanya diartikan sebagai indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi (IMT lebih dari 25) maupun rendah (IMT kurang dari 20). Pada wanita, obesitas dan kurangnya berat badan dapat memicu gangguan kesuburan akibat ketidakseimbangan hormonal dan gangguan ovulasi.
Sementara pada pria, beberapa penelitian membuktikan bahwa obesitas dapat menurunkan kualitas semen, konsentrasi, dan motilitas sperma. Berat badan berlebih juga dapat meningkatkan kerusakan DNA sperma. Sebuah studi di luar negeri pun membuktikan bahwa disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh faktor kegemukan.
Merokok
Kebiasaan merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesuburan, namun pada kesehatan secara umum. Pada pria, merokok dapat menyebabkan menurunnya produksi sperma, motilitas (pergerakan), dan morfologi (bentuk) yang normal. Selain itu, hal ini juga memiliki efek terhadap kerusakan DNA (materi genetik) sperma. Sementara pada wanita, kandungan pada rokok selain dapat mengacaukan hormon, juga dapat mempengaruhi kualitas sel telur.